Sejarah matematika diawali dengan adanya penulisan angka, angka yang
kita gunakan sekarang ini disebut Angka arab atau angka Hindu-Arab dan
berasal dari India kemudian berkembang di Arab. Catatan Arab yang
pertama menjelaskan angka Hindu tersebut adalah Algoritmi de numero Indorum,
terjemahan latin dari karya al-Khwarizmi (k.780-k.850). Dari sinilah
muncul istilah algoritma. Beberapa sejarahwan mengatakan bahwa
penggunaan pertama angka nol sebagai nilai tempat dalam sistem basis
desimal berasal dari al-Khwarizmi dalam bukunya tersebut.
Angka India ini mengalami perubahan bentuk dan terpecah menjadi dua
bentuk. yang pertama berkembang di bagian timur daerah Islam saat itu.
bentuk ini akhirnya menjadi angka yang dipakai orang Arab sekarang ini.
Sementara yang berkembang di bagian barat (termasuk Spanyol, dulunya
daerah kekhalifahan Abbasiyah), menjadi angka Hindu-Arab yang sekarang
kita gunakan.
Dari bagian barat kawasan Islam, angka Hindu-Arab beserta sistem
desimalnya masuk ke Eropa. Mungkin teks latin pertama yang memuat angka
Hindu-Arab adalah Codex Vigilanus yang ditulis seorang rahib
tahun 976, tetapi penerimaan luas angka Hindu-Arab terjadi setelah
Fibonacci (k.1170-1240) menulisnya buku Liber Abaci tahun 1202.
Ditulis oleh Sumardyono, M.Pd

Tidak ada komentar:
Posting Komentar